KELOMPOK
4
RESUM
SEJARAH
KEDATANGAN DAN PERKEMBANGAN HINDU DAN BUDHA DI INDONESIA
resum ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam matakuliah Hindu Budha di Indonesia
disusun oleh
MULYADI
ALI
ZAINAL ABIDIN
AZIZ RAHMAT NAJIB
RIRIN
NOVITA SARI
HENDRI
HENDRI
Ketika kita akan melakukan sebuah
penelitian atau pengamatan atau juga pendalaman ilmu tentang sebuah
agama, maka yang harus kita ketahui terlebih dahulu ialah sejarah
munculnya agama atau aliran kepercayaan tersebut. Dengan mengetahui
kemunculan agama tersebut maka kita akan mengetahui secara runtut dan
tersusun dalam melihat perkembangan dan penyebaran agama tersebut.
Mungkin kita mengenal bahwa
Nusantara adalah gudangnya kehidupan atau surganya dunia, yang
didalanya terdapat berbagai penganut aliran kepercayaan atau agama.
Kali ini kita tidak membicarakan akan sejarah Nusantara akan tetapi
kita akan membicarakan masuk dan berkembangya agama Hindu dan Budha
di Nusantara atau Indonesia. Yang menjadi agama yang sangat
berkembang pada masa itu bahkan saking berkembangnya banyak kerajaan
kerajaan Hindu Budha pada masa itu.
Banyak pakar sejarahwan yang
mengemukakan akan teori atau pendapat mereka tentang masuknya Hindu
dan Budha di Indonesia atau Nusantara. Yang dimana Nusantara pada
wktu itu terkenal dengan agama Hundu dan Budhanya bahkan juga kerajan
kerajaannya yang menguasai daerah Nusantara.
- Teori Waisa
Teori ini dikemukakan oleh N. J.
Korm yang dimana ia beranggapan bahwa agama Hindu dan Budha itu masuk
melalui para pedang yang dimana para pedagang ini mereka menetap di
Nusantara. pada waktu itu laut Nusantara merupakan jalur akses satu
satunya perdagangan bagi bangsa India dan bangsa Cina. Mereka
berangkat dan pergi itu tergantung kepada musim angin yang dimana
dengan musim angin lah mereka bisa pergi dan pulang.
Dalam
perjalanan mereka bisa menghabiskan waktu berbulan bulan dan bahkan
mereka bisa pergi atau pulang kekampung halaman mereka itu dengan
waktu setahun sekali itu pun kalau mereka selamat dalam perjalanan
lautnya. Dari sinilah agama Hindu dan Budha masuk ketika para
pedagang menunggu musim berikitnya untuk pulanhg kehalamannya, banyak
diantara mereka yang menikah dan berkeluarga seta sudah memiliki
keluarga besar dengan warga pri bumi Nusantara.
Setelah
ia memiliki keluarga maka secara otomatis kepercayaan atau agama yang
dianut oleh istri, anak atau keluarga nya harus sama seperti
suaminya, yang dimana suami itu menjadi pemimpin dalam rumah tangga
mereka. Pada dasarnya bisa dikatakan bahwa agama Hindu masuk melalu
para pedagang.
- Teori Brahmana
Dalan teori ini di kemukakan oleh
J.C Van Leur yang dimana ia beranggapan bahwa golongan Brahman yang
pada waktu itu kaum Brahmana di undang oleh para raja di Nusantara
untuk melegitimasikan raja di Nusantara seperti yang ada di India
sana.
Sehingga secara tidak langgsung
mereka pun menyerap akan ajran dan konsep kepercayaan para kaum
Brahmana. Akan tetapi dalam teori ini juga masih dirasa kurang tepat
atau masih lemah, kenapa . karena pada dasarnya golongan kaum
Brahmana tidak di perbolehkan untuk mengarungi tau menyeberangi
lautan, apalagi meninggalkan tanah kelahiran mereka. Menurut kitab
yang mereka yakini.
Memang kaum brahman merupakan
golongan orang orang yang mengerti akan agama Hindu akan tetapi belim
tentu mereka yang tiba tiba datang keNusantara untuk mengajarkan
agama Hindu atau Budha pasti ada sesuatu yang melatar belakangi
mengapa mereka bisa datang ke Nusantara.
- Teori Ksatria
Yang dimana dalam teori ini di
kemukakan oleh F. D. K. Busch dan C. C. Bregg yang dimana ia
mengungkapkan bahwa faktor yang melatar belakangi agama Hindu masuk
keNusantara oleh kelompok Kaum Ksatria yang dimana ketika di India
terjadi kehancuran kekuasaan maka para kasatria yang ada disana
melarikan diri ke Nusantara.
Sehingga mereka mendirikan
kerajaan yang dimana ia meminta pertolongan oleh para masyarakat
Nusantara untuk membangun kerajaannya. Maka ketia kia menajdi seorang
raja atau Ksatria secara tidak langsung maka para pengikutnya pun
harus memeluk agama yang dianutnya.
Pada dasarnya dalam teori ini
memiliki sedikit keganjalan yang dimana seorang Ksatria itu
sesungguhnya ia hanya mengurusi pemerintahan bukan agama selain itu
juga ia sebenarnya kurang dalam memahami ilmu agama bahkan dalam
penemuan Arkeologi yang ditemukan oleh para ilmua menyatakan seluruh
raja di Nusantara itu semuanya asli keturunan orang Nusantara jd bisa
dikatan bahwa tidak ada seorang raja yang berasal dari india.
- Teori Sudra
Dalam teori ini di kemukakan oleh
Van Ber yang dimana ia menyatakan agama Hindu masuk ke indonesia
melalui perantara kaum Sudra atau para tawanan yang diman mereka di
buang ke Nnusantara dan menjadi budak bungan di Nusantara.
Secara logis kami menyikapi akan
teori ini bahwa ini gk rasionalisasi yang dimana orang yang sangat
rendah bisa menyebarkan ajaran akan agamanya yang dimana dalam ajaran
agam Hindu terkenal dengan sistem Kasta. Hanya oramg orang tertenu
sajalah yang bisa memahami atau mennyebarkan ajaran agama Hindu misal
kaum Brahmana. Jadi bisa dikatakan bahwa dalam penjelasan
konseptualisai teori ini tidak masuk akal.
- Teori Arus Balik
Di dalam teori ini di nyatakan
bahwa agam Hindu masuk itu adanya proses timbal bbalik antara
masyarakat Nusantara dengan masyarakat India. Yang dimana ketika para
kaum Brahmana di undang oleh para kepala suku di Nusantara untuk
mengajarkan mereka sebuah ilmu yaitu ilmu agama. Kemudia masyarakat
Nusantara pergi ke India untuk memahami ilmu agam dengan mendalam dan
mendasar. Maka dari konsep inilah bahwa agama Hindu masuk ke
Nusantara.
Pada
dasarnya ketika kita ingin mengetahui akan kemunculannya suatu agama
ada bebearapa hal yang yang kita harus perhatikan dimana bisa jadi
sesuatu yang ditemukan oleh seseorang itu berbeda tempat, makna dan
waktu. Maksudya ketika kita memaknakan masuknya hindu Budha di
indonesia iti ada yang menafsirkan kapan Tahunya, ada yang
menafsirkan oang yang pertama sekali datang keindonesia, namun ada
juga yang menafsirkan kemajuan agama tersebut baru dibilang sebagai
masuknya agama Hindu dan Budha di Indinesia.
Jadi pada dasarnya wajar saja
para sejarahwanberbeda pendapat dan teorinya, itu dikarnakan mereka
itu berbeda tempat, waktu dan pemaknaannya. Sehingga menimbulkan
perbedaan dalam menafsirkan sesuatu.
- Interaksi dengan Kebudayaan di Indonesia dan Perkembangannya
Dalam interaksi kebudayaan Hindu
budha dengan kebudayaan lokal itu mengakibatkan terjadinya akulturasi
kebudayaan yang dimana akan menghasilkan kebudayaan yang baru.
Terjadinya kebudayaan yang baru ini dikarnakan datangnya Budaya luar
yang masuk kedalam budaya lokal.
Mungkin bisa kita lihat disekitar
kita akan kebudayaan yang dimana mengandung unsur Hindu Nusantara
misalnya dari segi arsiktetktur, seni dan sebagainya.
- Arsitektur atau Bangunannya
Dalam arsitektur bangunan bisa
kita lihat akan berkembangnya budaya uamat Hindu pada waktu itu. Kita
bisa melihat peninggalan peninggalan mereka yang masih bisa di
rasakan misalnya saja Candi. Yang dimana ini merupakan di fungsikan
sebagai tempat ibadah ada juga yang menjadi tempat pemakakan yang
sering dikunjungi oleh para peziarah.
- Seni Budya
Masih bisa kita rasakan akan
Khasan Nusantara yang dimana dalam kebudayaan mereka itu masih di
lestarikan dan tetap dilakukan seperti kebudayaannya sendiri misalnya
aja adanya konsep Pewayangan yang sebelum di rubah oleh para wali
Islam. Selain it juga ada tarian tarian misalnya saja tarian Kecak,
Batik dll.
- Bahasa
Pada dasarnya Nusantara merupakan
rumpun melayu yang dimana mereka masyarakatnya terkenal dengan ramah
san soman santunnya yang dimana mereka dalam segi bahasa masih
dipakai dalam kebiasaan mereka walau pun tidak semuannya dan selain
itu juga terkadang dicampur dengan bahasa daerahnya masing masing.
- Persamaan dan perbedaan
Seperti yang di jelaskan diatas
terdapat persamaan dan perbedaan yang dimana ini dikarnakan
pengakulturasi kebudayaan yang menjadi faktor utamanya. Bisa kita
perhatikan akan sembahyang mereka yang dibali dengan yang di India
itu ada yang dua kali dalam sehari ada juga yang tiga kali dalam
sehari. Selain itu juga masih banyak akan persamaan atau perbedaan
dalam kebudayaan yang mereka anut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar